hitekno.com - Mahar atau mas kawin jadi salah satu persiapan sebelum seorang pria mempersunting wanita. Hal ini juga yang diperdebatkan netizen melihat mahar pernikahan yang cuma Rp 500.
Memang mahar pernikahan bisa diberikan dalam berbagai macam bentuk, termasuk uang maupun emas hingga seperangkat alat sholat.
Seperti kisah seorang penghulu yang tersentuh karena melihat mahar dari mempelai pria menjadi viral di media sosial setelah ramai jadi pembahasan netizen.
Bukan karena mahal atau mewah, rupanya pihak pengantin perempuan meminta mahar mas kawin sebesar Rp 500 saja.
"Unik, mungkin dari jutaan wanita baru dia yang mahar mas kawinnya minta 500 rupiah pada pernikahannya...," tulis akun Arya Saun Jaya di Facebook, belum lama ini.
"Dan selama 5 tahun lebih saya jadi penghulu, baru sekali ini saya menikahkan pasangan dengan mas kawinnya hanya 500 rupiah."
"Semoga ini buat contoh yang baik buat para wanita... agar tidak pernah memberatkan calon suaminya dalam hal mahar...," tambah Arya Saun Jaya.
Sebagian mengaku turut terharu. Namun, ada pula beberapa netizen yang merasa jika mahar tersebut kelewat murah sehingga terkesan tidak menghargai.
"Aku ya orang nggak mampu-mampu amat tapi nggak gini juga lah, susah-susah orangtua ngerawat anak sampe gede giliran kenal laki-laki cuma dimahar 500 rupiah," kritik seorang netizen.
"Nggak ada malu," komentar netizen lain.
"Keluarga yang cewek kayak nggak ada harganya," sindir netizen yang lain.
"Itu urusan dapur mereka, terus kenapa kita saling menyumpahi si cowok? Padahal yang menentukan mahar kan si cewek," ungkap seorang netizen.
"Nggak usah kotori jari kalian dengan komen caci maki. Yang ngejalani dia, yang nikah dia, ga ada urusan sama kalian dan dia ga melanggar hukum atau norma apapun," nasihat dari netizen lain.
"Respect. Saya sangat salut sama kedua pengantin. Saling menerima apa adanya dan sederhana."
"Semoga sakinah mawadah warahmah, dimudahkan segala urusannya, dan dilancarkan rejekinya bagi kedua mempelai," doa netizen lain.
Itulah mahar pernikahan Rp 500 yang jadi perdebatan netizen hingga viral di media sosial. (Suara.com/ Amertiya Saraswati).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih