hitekno.com - Sebuah video pria menyunggi sepeda motor dengan kepala membuat geger netizen bahkan jadi viral di Twitter. Banyak yang dibuat kaget menyaksikan aksi ini.
Nampak dalam video yang beredar, pria ini nampak lincah membawa sepeda motor di atas kepalanya bahkan menaikkan ke atas bus.
Aksi tersebut terekam kamera dan videonya viral di Twitter selepas dibagikan oleh pemilik akun @ks_jinshu belum lama ini.
Dalam rekaman berdurasi 40 detik itu, mulanya terlihat beberapa pria berdiri di samping bus yang telah dipenuhi penumpang di sebuah lokasi yang tidak diketahui pastinya.
Seorang pria bersinglet putih dan bertubuh kekar tampak merendahkan badannya. Sementara tiga orang temannya terlihat mengangkat sepeda motor ke kepala pria itu.
Setelah posisi dipastikan aman, satu per satu dari mereka naik ke atap bus dengan menaiki tangga. Termasuk pria yang menyunggi sepeda motor tadi.
Diduga karena sudah terbiasa, pria tersebut dengan lincahnya menaiki tangga secara perlahan sembari menyunggi sepeda motor di kepalanya.
Sesampainya di atap bus, sepeda motor itu kemudian diangkat oleh beberapa orang untuk dipindahkan.
Kontan saja, aksi pria menyunggi sepeda motor itu menuai decak kagum dari orang di sekitar lokasi.
Begitu juga dengan netizen yang menyaksikan video. Tak sedikit dari mereka yang kemudian menunjukkan keheranannya dengan komentar kocak.
"Pusat keseimbangan," kata netizen dalam bahasa Inggris.
"Aksi ini harus dinyatakan sebagai olimpiade olahraga," timpal netizen lainnya.
"Sesungguhnya dia memiliki kekuatan seperti Messi," celoteh netizen.
Itulah video viral di Twitter yang menampilkan aksi antimainstream pria sunggi sepeda motor dengan kepala. (Suara.com/ Husna Rahmayunita).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi