Hitekno.com - Ingin berpergian menggunakan kereta api, namun tak ingin antri beli tiket? Tenang, ada cara pesan tiket kereta Api di KAI Access.
Dengan pesan tiket kereta api melalui KAI Access, kamu tidak perlu antri panjang di loket. Cukup lewat Aplikasi di HP kamu.
KAI Access memudahkan calon penumpang yang ingin memesan, membatalkan, mengganti jadwal atau hanya melihat jadwal perjalanan dan ketersediaan kereta api.
Kereta yang bisa dipesan meliputi kereta antar kota, kereta lokal, dan kereta bandara.
Langsung saja download aplikasi KAI Access ke HP kamu, dan lakukan pemesanan tiket kereta api.
Setelah mengunduh aplikasin di Google Play Store atau Apple App Store, kamu bisa simak cara pesan tiket kereta api di KAI Access berikut ini.
- Daftarkan akunmu terlebih dahulu. Pendaftaran akun ada di bagian tab ‘Akun’. Kamu juga bisa mengatur bahasa yang kamu inginkan.
- Masuk ke tab ‘Beranda’. Pilih jenis kereta.
- Pilih kota asal dan kota tujuan.
- Masukkan tanggal berangkat. Kamu juga bisa masukkan tanggal kembali apabila ingin membeli tiket pulang pergi (PP).
- Masukkan jumlah penumpang maksimal 4 orang. Apabila ada yang berusia < 3 tahun, masukkan jumlah penumpang bayi.
- Pilih kereta api yang kamu inginkan. Selain nama kereta api, terdapat kelas, jam keberangkatan, durasi dan harga.
- Isi data diri. Pilih salah satu jenis data diri.
- Pilih kursi. Kamu juga bisa memilih gerbong yang kamu inginkan.
- Bayar tiket. Kamu bisa melakukan pembayaran melalui payment point, gerai retail minimarket, ATM, m-banking, e-banking, instant payment dan LinkAja.
Itulah cara pesan tiket kereta api di KAI Access dengan mudah dan cepat. Selamat mencoba! (Suara.com/ Hani).
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026