hitekno.com - Jika cowok selama ini dikenal sebagai sosok tangguh yang jarang menangis, video ini justru mengungkap hal lain. Bisa galau hingga nangis, deretan cowok ini sukses bikin penghuni timeline sedih.
Video bukti cowok yang bisa galau sampai nangis ini diunggah akun @awreceh.id pada Rabu (15/7/2020) lalu dan langsung menjadi viral di Instagram.
''Dear cewek-cewek, tolong ya jangan sakitin para cowok-cowok lagi'' tulis @awreceh.id dalam caption unggahannya.
Dalam video yang diunggah, nampak beberapa cowok yang dibuat galau dan sedih. Beberapa di antaranya bahkan nampak menangis dan mengusap air matanya berkali-kali.
Entah apa yang membuat para cowok ini begitu galau. Namun, video ini semakin dibuat sedih karena diedit dengan menggunakan background music mellow yang dilantunkan oleh Ziva Magnolya.
''Semangat ya buat semuanya yang lagi galauu. Pasti kalian bakal dapatin orang yang jauh lebih baik'' tulis Ziva Magnolya dengan akun @zivamagnolya.
''Sini bang, nangis di bahu aku'' balas pemilik akun Instagram @pputri.safiraa.
''Dasar cewek, bisanya nyakitin cowok mulu'' komentar akun @kegoblogangarislucu.
''Ya Allah, sini sini aku sembuhin hati kamu'' ungkap netizen pemilik akun @melinaaputriii.
Menurut netizen dengan akun @putriafifahhm, pria-pria dalam video tersebut bukan menangis karena disakiti oleh cewek. Alasan tangis pria-pria ini disebut-sebut karena hal lain.
''Woee, itu bukan karena disakitin cewek, lihat aja klarifikasinya. Kan kita para cewek jadi emosi'' tulis @putriafifahhm.
Viral di Instagram, unggahan mengenai bukti cowok bisa galau sampai nangis ini telah ditonton sebanyak lebih dari 900 ribu kali dan mendapat ribuan komentar dari netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi