hitekno.com - Januari 2020 lalu, dunia dikejutkan dengan kasus pemerkosaan ratusan pria di Inggris yang dilakukan oleh pemuda asal Indonesia, Reynhard Sinaga. Selang beberapa waktu, kabar terbaru menyebutkan bahwa kisah Reynhard Sinaga ini akan dijadikan film dokumenter.
Mengutip Suara.com, rencananya akan diangkat dalam sebuah karya film dokumenter yang berkisah mengenai kejahatan seksual paling besar dalam sejarah hukum Inggris ini.
BBC Two menjadi stasiun televisi yang bertanggung jawab akan mengadopsi kisah ini dalam film dokumenter berjudul 'Predator: The Conviction of Reynhard Sinaga'. Dokumenter ini akan berkisah mengenai proses investigasi korban-korban Reynhard Sinaga.
"Dalam konteks pencarian korban yang sedang berlangsung, banyak dari mereka bersuara sejak hukuman Sinaga diumumkan tahun ini, film baru BBC Two ini akan menceritakan kisah investigasi polisi yang dilakukan secara teliti yang dibuka," jelas BBC dikutip dari Tyla.com.
Menurut rencana, film dokumenter ini akan disutradarai oleh Liza Williams yang secara khusus ditunjuk oleh BAFTA. Nantinya, film dokumenter ini akan membahas mengenai kondisi psikologi dan semua korban yang ada.
"Kaya nggak ada cerita lain yang lebih bagusan aja" balas netizen dengan akun Instagram @anisadevir_.
"Sebuah prestasi" komentar pemilik akun @chachamirzaa sambil menyertakan emoji menangis.
"Antara malu dan bangga, malu karena bukan prestasi" tulis netizen dengan akun @hafidzfachmy.
Sedikit mengingat kejadiaan nahas tersebut, Reynhard Sinaga diketahui adalah pelaku pemerkosaan ratusan pria di Inggris dengan cara membius korban-korbannya ini. Karena aksi ini, Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih