hitekno.com - Bberapa waktu lalu, Kaesang Pangarep putra Presiden Joko Widodo tengah menjadi perbincangan netizen, saat ia menunjukkan beberapa barang di istana, termasuk gayung.
Dalam cuitannya di Twitter, Kaesang membalas pertanyaan dari netizen mengenai barang istana mulai dari koneksi internet hingga gayung untuk mandi.
Menjawab rasa penasaran netizen, Kaesang menunjukkan barang-barang di istana seperti apa.
Beruntung Indonesia 'dikaruniai' Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Republik Indonesia--Joko Widodo, yang dengan baik hatinya membagikan hal-hal sederhana sehari-hari yang kerap membuat banyak orang awam penasaran.
Salah satunya, apakah Presiden (atau Istana Presiden) memiliki gayung atau tidak di area kamar mandinya? Dan jawabannya adalah, iya.
Setidaknya begitu yang coba dibagikan Kaesang di akun Twitter pribadinya @kaesangp.
"Yang penasaran gayung di istana kayak apa," tulis Kaesang, Rabu (29/7/2020).
Dari foto yang dibagikan Kaesang, gayung yang ada di Istana (kemungkinan Istana Bogor), memiliki warna merah muda cerah dengan gambar kepala kucing yang imut serta aksen gambar kucing-kucing kecil lain.
Unggahan tersebut telah 6 ribu kali dibagikan ulang oleh warganet dan 35 ribu tanda suka serta ratusan komentar.
Komentar sendiri diisi oleh pertanyaan usil warganet lainnya yang bertanya bentuk tirai istana hingga bentuk keran di istana. Ada juga komentar-komentar gemas lainnya.
"Masih baru gayung nya, blm ada lumut. pasti klo pake buat kumur2 sikat gigi masih bau plastik," tulis salah satu warganet.
"mau liat mangkok di istana dong mas, mangkoknya masih ayam apa udah garuda?" tanya yang lainnya.
Kalau kamu mengajukan pertanyaan, hal apa yang yang bikin kamu penasaran di istana?(Suara.com/Risna Halidi)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi