hitekno.com - Hinaan dan cacian dari orang lain biasanya dapat membuat seseorang menjadi lebih kuat lagi. Kisah seorang cewek cantik yang sempat diremehkan oleh ibu mantan pacarnya ini bikin netizen merasa salut.
Akun TikTok @nellaarump membagikan kisah ketika ia diremehkan oleh ibu dari mantan pacar.
"Dear mamanya mantan, maaf kalau ini muncul di fyp tante," tulis @nellaarump dalam deskripsi postingan.
Video yang dibagikan viral di TikTok setelah mendapatkan lebih dari 460 ribu View dan 26 ribu Like.
Dalam lima hari, video inspiratif tersebut dibagikan lebih dari 130 kali.
"Buat mamanya mantan yang dulu pernah bilang aku nggak pantes sama anak tante gara-gara bukan lulusan sarjana," tulis Nella saat mengawali videonya.
Membalas dengan elegan, Nella menyiratkan bahwa dirinya bisa bekerja dan tidak bergantung oleh orangtua meski ia bukan sarjana.
Ia mengunggah deretan foto dirinya saat menggunakan seragam pramugari PT Kereta Api Indonesia.
"Maaf tante. mungkin aku belum sempat kuliah. Tapi alhamdulillah udah nggak pernah ngandelin uang orangtua..hehe," tulis Nella sembari membagikan deretan fotonya saat ia memakai seragam pramugari KAI.
Untuk melihat videonya, kalian bisa mengunjungi lewat link ini.
Banyak netizen yang merasa salut dan ikut menyemangati Nella setelah melihat video viral tersebut.
"Kadang kita perlu hinaan untuk membuktikan siapa kita yang sebenarnya," komentar Muhammad Haqqi Nazil.
"Sip, biar mereka tahu, hinaan mereka kesuksesan kita, salam satu rasa," balas Srikandi Landep.
"Semangat kak, terus perbaiki diri biar orang tau kamu juga bisa mandiri," tulis User5106 menyemangati.
Itulah tadi video viral mengenai cewek cantik yang diremehkan oleh ibu mantan pacar, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi