hitekno.com - Pandemi COVID-19 mengakselerasi adaptasi digital di seluruh sektor kehidupan masyarakat. Pemerintah sendiri mengambil langkah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar, yang pada akhirnya membuat kegiatan sehari-hari lebih banyak dilakukan secara daring.
Digitalisasi menjadi keharusan bagi masyarakat agar tetap bisa beraktivitas di era adaptasi kebiasaan baru. Tidak terkecuali untuk sektor Pendidikan yang saat ini menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan teknologi internet.
Indosat Ooredoo, sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, berkomitmen untuk mendukung Program PJJ khususnya untuk siswa-siswi Madrasah di seluruh Indonesia.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Indosat Ooredoo melakukan kerja sama dengan Kementerian Agama untuk memberikan kartu yang berisi kuota internet 30GB secara gratis ke siswa-siswi Madrasah di seluruh Indonesia.
Penandatanganan kerja sama antara Indosat Ooredoo dan Kementerian Agama dilakukan pada minggu lalu di kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat oleh SVP Head of Regional Account & SME Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh dan Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, A. Umar.
Indosat Ooredoo juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyalurkan subsidi pemerintah pagi pelajar dan pengajar berupa kuota internet setiap bulan. Pelanggan dapat mendaftarkan nomor IM3 Ooredoo yang digunakan saat ini ke sekolah atau kampus untuk mendapatkan dukungan pembelajaran jarak jauh tersebut.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series