hitekno.com - Aplikasi konferensi Zoom merilis dua fitur terbaru, yaitu OnZoom yang memungkinkan pengguna menjadwalkan dan memonetisasi acara virtual, dan cara baru aplikasi bisnis untuk terintegrasi langsung ke panggilan Zoom.
Fitur OnZoom ini merupakan platform yang akan memudahkan pengguna untuk menemukan acara virtual dalam berbagai kategori, mulai dari kelas memasak, literatur, hingga stand-up comedy.
Pada dasarnya, acara atau aktivitas apa pun yang mungkin sudah pengguna lakukan melalui Zoom akan tersedia, dengan alat bawaan untuk menjual tiket, penjadwalan, dan promosi.
Penyelenggara acara akan membutuhkan akun Zoom berbayar untuk menyelenggarakan acara, tetapi siapapun dapat menontonnya. Namun, jumlah peserta akan dibatasi oleh akun berbayar penyelenggara hingga maksimal 1.000 peserta.
Fitur baru lainnya adalah integrasi Zoom dari aplikasi pihak ketiga langsung ke panggilan. Dengan kata lain, pengguna akan dapat melakukan hal-hal seperti akses ke dokumen yang disimpan di Dropbox, tanpa beralih ke jendala lain. Zoom menyebut integrasi pihak ketiga ini sebagai Zapps.
Zoom mengatakan lebih dari 35 perusahaan integrasi, termasuk Asana, Atlassian, Box, Cameo, Chorus, Coda, Coursera, Docket, Dot Collector, Dropbox, Gong, Hubspot, Kahoot, Kaltura, LoomieLive, LucidSpark, Miro, Mural, PagerDuty, Pitch, Remix Labs, Rev, Salesforce, ServiceNow, Slack, Slido, Superhuman, SurveyMonkey, Thrive Global, Unsplash, Woven, Wrike, WW, dan Zendesk. Namun, tidak diketahui kapan masing-masing akan tersedia.
"Zapps membantu memunculkan semua aplikasi yang pengguna butuhkan untuk menjadi produktif dan memungkinkan arus informasi bebas antar tim sebelum, selama, dan setelah rapat," tulis Zoom, seperti dikutip The Verge, Kamis (15/10/2020).
Aplikasi konferensi Zoom menambahkan bahwa Zapps bisa bertindak seperti toko aplikasi tepat yang paling pengguna butuhkan, yang mencakup rapat Zoom, obrolan, webinar, panggilan telepon, bahkan direktori kontak.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih