hitekno.com - Demam drama Korea tampak melanda berbagai kalangan, tak hanya ibu-ibu namun sampai tukang sayur. Seperti dalam video viral di media sosial ini, bagaimana parodi penjual sayur ala drama Korea.
Unik bukan main, dalam video viral di media sosial ini, penjual sayur berbahasa Korea. Lucunya lagi, ibu-ibu kompleks yang membeli sayur, juga tertular bicara bahasa Korea.
Umumnya, penjual sayur akan membawa gerobak dagangannya berkeliling kompleks. Biasanya, penjual sayur akan berhenti di sudut jalan, dan berteriak agar ibu-ibu kompleks keluar dari dalam rumah.
Bukan menggunakan bahasa Indonesia, pria ini berjualan layaknya ada di dalam drama Korea.
"Sayur sayur araso, sayur imnida," teriak spemilik akun TikTok @hiperbolame tersebut.
"Ahjussi mau beli imnida," sambut ibu-ibu kompleks sambil berlari ke luar rumah.
"Kitaneun mau beli sayur imnidah," imbuh ibu-ibu lainnya mulai mengambil sayur yang dijajakan pria tersebut.
Di pertengahan momen jual beli sayur, ibu-ibu kompleks tadi bahkan sempat menggosip dengan bahasa campuran antara Indonesia dan Korea.
Kali ini, dirinya kembali sukses menghibur netizen dengan mengajak ibu-ibu kompleks membuat konten video.
Karena konsepnya yang begitu unik, video yang diunggah kembali oleh akun Twitter @swastiacintya tersebut mendadak viral di media sosial.
Tidak sedikit bahkan netizen yang memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.
"Hyung, tuku lombok setan (mas beli cabai merah)," ucap netizen lain coba menirukan adegan dalam video tersebut.
"Gue suka banget sama akting ibu-ibu scarf leopard, larinya dapet banget," imbuh netizen lain.
"Capek ketawa arasseo," timpal netizen lainnya.
Sampai dengan artikel ini ditulis, video penjual sayur berbahasa Korea tersebut telah viral di media sosial dan mendapatkan 2 ribu lebih likes dari netizen.
Itulah video parodi penjual sayur ala drama Korea yang menarik perhatian netizen. Bagaimana pendapatmu? (Suara.com/ Arendya Nariswari).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih