hitekno.com - Netizen kembali dibuat geleng-geleng usai penggalanan adegan sinetron yang menampilkan kecelakaan angkot menjadi viral di Twitter. Bikin mikir keras, netizen lalu mengungkap sejumlah kejanggalan di penggalan sinetron ini.
Video adegan sinetron ini menjadi viral di Twitter pertama kali usai diunggah @tvindonesiawkwk pada Selasa (1/12/2020) lalu. Dalam waktu singkat, unggahan ini langsung saja menerima banyak komentar dari netizen.
"Haish mboh, mumet aku udahan" tulis akun Twitter @mohammadkafabih.
Pada video berdurasi 18 detik tersebut, nampak sebuah angkot yang ditabrak dari belakang oleh mobil lainnya. Alhasil, angkot tersebut melaju keluar dari jalanan dan jatuh hingga kemudian meledak.
Memanfaatkan pencitraan hasil komputer atau CGI, editan adegan sinetron mengenai kecelakaan angkot ini cukup mencuri perhatian dan menuai berbagai komentar.
"Ditabrak dari belakang kok orang geraknya terdorong maju? Newton akan menangis melihat orang-orang sekarang" balas netizen dengan akun @ilhamw_k.
"Di picture pertama kan orangnya ngegelinding, nah di picture kedua pintu angkotnya aja ketutup" komentar pemilik akun @kapan_pekaa.
"Ni angkot lagi lewat di Suriah? Berasa diberondong machine gun di efek tanahnya" ungkap netizen pemilik akun Instagram @nanta_dharma.
"Ini kayaknya pakai green screen tapi green screennya pakai tudung ijo yang buat jenazah" tulis netizen dengan akun @dhjeanim.
Viral di Twitter, unggahan mengenai adegan sinetron yang menampilkan kecelakaan angkot ini telah ditonton sebanyak lebih dari 270 ribu kali dan mengumpulkan ribuan komentar dari netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi