hitekno.com - Sebuah curhatan mengenai transformasi atau pencarian jati diri biasanya dapat menarik perhatian netizen. Seorang cewek bertato yang curhat serta memamerkan penampilan saat berhijab ini membuat netizen salfok.
Tak hanya salfok, namun banyak netizen yang mendoakan agar cewek tersebut semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Pengguna TikTok bernama @milyys27 membagikan postingan video mengenai deretan tato yang ada pada tubuhnya. Ia mengaku menyesal dan berharap agar waktu bisa diputar kembali.
"Penyesalan memang selalu datang terlambat. Ya Tuhan ampunilah hambamu ini. Andai waktu bisa ku putar kembali Tuhan," tulis deskripsi serta caption yang diunggah pada videonya.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah mendapatkan lebih dari 450 ribu View dan 25 ribu Like.
Pada video, sang cewek terlihat memamerkan beberapa tato berukuran besar yang berada di tangan kanan dan juga pada bawah leher.
Kemudian akun @milyys27 membagikan video lain di mana ia menggunakan hijab sehingga tatonya tak terlihat. "Beginilah bila wanita bertato banyak berhijab (emoticon senyum)," tulis @milyys27.
"Sesungguhnya orang yang berniat menjadi baik, lebih baik daripada orang baik tetapi berbangga pada dirinya yang sudah baik. Semangat kak!" pendapat @sang_sannin.
"Jangan berkecil hati, kebaikan dan keburukan hanya Allah yang menilai," tulis @agus57580.
"Bukan manusia yang menilai hambanya, tapi Allah SWT yang bisa memahami hambanya. Jangan menyerah kak, Allah maha penyayang," komentar @HendraWiguna.
"Alhamdulillah, lebih indah kak, pakai hijab saja kak," saran @ibnmariany.
Untuk melihat video viral mengenai curhatan cewek bertato yang memakai hijab, kalian bisa melihat postingan asli melalui link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi