hitekno.com - Video aksi panggung seorang penyanyi Malaysia baru-baru ini menjadi perbincangan netizen. Terlalu ekstrem dan berbeda dari penyanyi lainnya, netizen dibuat terkejut usai menyaksikan aksi panggung ini.
Penggalan video aksi panggung penyanyi Malaysia ini diunggah @awreceh.id dan menjadi viral di Instagram pada Kamis (17/12/2020) lalu.
''K-get'' tulis caption unggahan @awreceh.id ini.
Dalam video tersebut, seorang penyanyi Malaysia asyik menampilkan penampilan terbaiknya bersama sejumlah penari latarnya. Secara mengejutkan, seorang penari latar lalu memutar tubuh penyanyi Malaysia ini saat dirinya sedang melantunkan lagu tersebut.
Berbeda dari penampilan penyanyi biasa, aksi penyanyi Malaysia ini langsung saja menjadi perbincangan. Berbagai komentar lalu ditinggalkan oleh netizen yang dibuat takjub dengan aksi ini.
''Ya Allah, kaget aing, kirain mau dibanting'' komentar pemilik akun @gravidalindaa.
''Sama orangtua nggak ada sopan-sopannya'' ungkap netizen dengan akun @alfinalailir mengomentari aksi penari latar tersebut.
Selain dibuat takjub dengan aksi panggung penyanyi Malaysia ini, beberapa netizen justru memuji kestabilan suara penyanyi tersebut saat harus melakukan aksi panggung ekstrem ini.
''Bagus suaranya tetap stabil'' tulis netizen pemilik akun Instagram @floerdinda.
Berdasarkan informasi yang didapat dari netizen, penyanyi Malaysia tersebut adalah Mas Idayu yang adalah seorang penyanyi dangdut dan pop tradisional.
Usai aksi panggung penyanyi Malaysia ini diunggah @awreceh.id, unggahan ini lalu telah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali dan mengumpulkan ribuan komentar dari netizen setelah viral di Instagram.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi