hitekno.com - Cewek berhijab asal luar negeri dengan tampilan teduh biasanya dapat menarik perhatian netizen. Sebuah video yang menampakkan ukhti Thailand saat sedang makan ini malah digombali netizen.
Pengguna TikTok bernama @idayarinda membagikan postingan dengan hashtag #muslimthailand.
Masih belum diketahui bagaimana algoritma TikTok, namun ribuan komentar yang ada justru didominasi oleh netizen Indonesia.
Padahal, hampir semua konten yang dibagikan oleh cewek tersebut menggunakan bahasa Thailand. Ribuan netizen ikut modus serta menggombal di mana tak sedikit dari mereka yang mengaku terpesona atas parasnya.
Tak hanya netizen Indonesia, beberapa orang Malaysia juga ikut mengomentari ukhti Thailand satu ini. Pada video, terlihat seorang remaja perempuan yang sedang menikmati hidangan makan.
Masalahnya, netizen Indonesia dan Malaysia sama-sama tak mengerti mengenai ucapan dari ukhti tersebut. Beberapa di antara netizen malah menebak-nebak maksud dari perempuan ini.
Pada kolom komentar, pemilik akun itu sempat menggunakan bahasa Inggris dan berkata "What's your favorite food? (Apa makanan favorit kamu?)".
Video viral tersebut mendapatkan beragam komentar dari netizen.
"Dia ngomong apa woy, gue nggak paham (emoticon menangis), tapi dia manis banget," kata @muhammadardaniansyah.
"Kamu cantik khap khap (emoticon cinta)!" balas @pacarnyaansellma.
"Oke mulai sekarang gue bakal belajar bahasa Thailand dan kalau udah pinter gue temuin ukhti ini," komentar @hermawan.
Untuk melihat video viral mengenai ukhti Thailand yang bikin netizen kesemsem, kalian bisa mengunjungi postingan asli melalui link ini.
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia