hitekno.com - Pada Sabtu (9/1/2021), netizen dihebohkan dengan kabar mengenai pesawat Sriwijaya Air penerbangan Jakarta-Pontianak yang dikabarkan hilang kontak usai lepas landas. Menyusul kabar ini, beberapa hashtag terkait kejadian ini langsung merajai kolom Trending Twitter.
Melansir dari Suara.com, informasi mengenai pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak usai lepas landas ini diungkap salah satu netizen dengan akun @GerryS. Dalam cuitannya, netizen ini menyebut pesawat Sriwijaya Air diduga jatuh usai lepas landas dari Jakarta.
Berdasarkan informasi di akun Twitter Flight Radar @flightradar24, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 ini dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada pukul 13.40 WIB dan dijadwalkan untuk tiba di Pontianak pada pukul 15.15 WIB.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang saat berada di ketinggian 10.000 kaki dalam waktu satu menit usai empat menit keberangkatan dari Jakarta.
Menyusul rumor mengenai pesawat Sriwijaya Air yang dikabarkan hilang kontak ini, berbagai cuitan lalu diberikan oleh netizen seiring beberapa kata kunci terkait pesawat Sriwijaya Air yang merajai kolom Trending Twitter Indonesia.
''Kesempatannya mungkin sedikit, tapi saya berharap ada keajaiban dan semua orang di penerbangan @SJ182 selamat'' tulis netizen dengan akun @eternaldroplets.
''Mengirimkan doa untuk seluruh penumpang dan cabin crew Sriwijaya Air. Saya harap ada keajaiban #SJ182'' tulis pemilik akun @jeongwooxharuto.
Hingga artikel ini dibuat, masih belum ada konfirmasi apapun terkait pesawat Sriwijaya Air yang dikabarkan hilang kontak hari ini, Sabtu (9/1/2021).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi