hitekno.com - Saat ini aplikasi Telegram mencatatkan memiliki 500 juta pengguna aktif, pencapaian ini erlahan diraih perusahaan sejak melewati 400 juta pada 2020 lalu.
Pertumbuhan angka ini kemungkinan besar akibat reaksi banyak orang terhadap Facebook atas persyaratan layanan baru untuk WhatsApp.
Pekan lalu, WhatsApp mengeluarkan pemberitahuan yang mengikat data pengguna lebih dekat dengan perusahaan induknya di negara-negara di luar Eropa.
Hal tersebut membuat banyak pengguna melakukan migrasi massal ke layanan saingan seperti Telegram dan Signal.
"Kami tidak akan menjual perusahaan seperti pendiri WhatsApp. Dunia membutuhkan Telegram untuk tetap mandiri sebagai tempat di mana pengguna dihormati dan layanan berkualitas tinggi yang terjamin," tulis Pavel Durov, CEO Telegram, dalam sebuah pernyataan yang secara khusus menyebut WhatsApp.
Dilaporkan, dalam 72 jam tercatat lebih dari 25 juta pengguna baru mendaftar ke Telegram pada minggu ini.
Pertumbuhan tersebut meningkatkan jumlah pengguna aktif harian Telegram yang kini melonjak menjadi 500 juta. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Mengapa Video Instagram Tidak Selalu Bisa Diunduh? Ini Penjelasan Teknisnya
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger