hitekno.com - WhatsApp mendapatkan sorotan tajam setelah mengumumkan perubahan kebijakan privasi dan persyaratan layanan, aplikasi chat ini mendapatkan beragam reaksi keras.
Tak sedikit pengguna yang menyampaikan ketidaksetujuannya mereka melalui media sosial, bahkan beberapa mengancam pindah ke aplikasi chat lainnya.
Keramaian soal kebijakan privasi ini juga telah berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna layanan alternatif WhatsApp seperti Telegram dan Signal.
Sebagamana melansir laman Gizmochina, Minggu (17/1/2021), saingan seperti Telegram dan Signal mendulang untung dengan jutaan unduhan baru-baru ini. Melihat kondisi ini, akhirnya WhatsApp memberikan penjelasan dan menunda tanggal cut-off.
Melalui akun Twitter resminya, WhatsApp mengungkapkan akan bekerja terus-menerus untuk mengatasi kebingungan tentang privasi pesan pengguna dan penangguhan Akun.
Seperti diketahui, WhatsApp baru-baru ini memperbarui kebijakan privasi dan persyaratan layanannya. Karenanya, itu menambahkan bagian baru tentang obrolan bisnis dan berbagi data dengan perusahaan Facebook lainnya.
Namun, orang-orang mulai menyebarkan berita bahwa WhatsApp mendapat akses ke pesan dan lokasi Pribadi.
Untuk ini, WhatsApp menekankan bahwa mereka dilindungi oleh enkripsi ujung ke ujung dan Facebook / WhatsApp tidak dapat mengaksesnya.
- Tidak ada akses ke pesan pribadi pengguna oleh WhatsApp / Facebook
- WhatsApp tidak menyimpan log Pesan / info panggilan.
- WhatsApp / Facebook tidak dapat melihat Lokasi Bersama Anda.
- WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook.
- Grup WhatsApp bersifat Pribadi.
- Anda dapat membuat pesan Anda menghilang (melalui Pesan yang Menghilang)
- Unduh data Anda secara lokal kapan saja.
Meski begitu, WhatsApp masih mendukung perubahan pembaruan terkait Bisnis, Pembayaran, dan secara bersamaan bantuan Facebook.
Tepatnya, beberapa bisnis yang menggunakan layanan hosting Facebook mungkin juga berjalan di WhatsApp. WhatsApp akan memberi label secara terpisah sehingga Anda dapat menentukan pilihan apakah mengobrol dengan mereka atau tidak.
Pembaruan pun tidak termasuk berbagi info seperti pesan pribadi, kontak & lokasi ke Facebook.
Itulah kabar terbaru dari WhatsApp yang menunda pemberlakuan kebijakan privasi baru mereka setelah menuai beragam respon pengguna aplikasi chat milik Facebook ini. (Suara.com/ Dythia Novianty).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih