hitekno.com - Belum lama ini seorang lelaki mengunggah sebuah video di akun TikTok yang direkam di toilet umum dan lantas membuat netizen merinding
Pria tersebut mendapati adanya penampakan di salah satu toilet umum.
Akun @h4yabusatiktok itu menjelaskan jika video tersebut adalah milik teman dari kekasihnya. Dalam video tersebut terlihat dua orang cewek berhijab yang sedang iseng merekam dirinya dan saat sedang bercermin di sebuah toilet.
Secara tak sengaja, saat kamera menyorot salah satu bilik di toilet, tiba-tiba saja ada sosok anak kecil berambut pendek sebahu yang mengintip di sela pintu yang terbuka setengah.
Sosok tersebut terlihat memantau kedua cewek berhijab ini, bahkan sempat melihat ke arah kamera. Hal yang bikin merinding, wajahnya terlihat begitu putih pucat, bahkan ada yang mengatakan jika wajah sosok itu telah hancur.
Ia juga mengunggah percakapan antara sang kekasih dan temannya yang mengalami kejadian itu. Menurut cewek tersebut, ia tak sadar ada sosok itu di dalam bilik toilet saat mereka sedang berada di sana.
Video ini tentu menarik perhatian warganet dengan beragam spekulasi. Bahkan sampai saat ini, telah ditonton hingga hampir 1 juta kali dan lebih dari 5400 komentar.
Tentu saja banyak warganet yang takut sekaligus ikut merinding melihat sosok misterius tersebut. Banyak pula yang jadi takut masuk ke kamar mandi.
"Anjir woi kaget guaaa langsung deg-degan," ujar @afridazahraa.
"Gue liat pas Maghrib maljum terimakasih loh sekarang saya ketakutan," tulis @ftadwifdlh_.
Unggahan video TikTok yang membuat netizen merinding ini lantas viral di TikTok. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi