hitekno.com - Catur merupakan permainan papan strategi yang cukup digemari di Indonesia maupun dalam lingkup internasional. Seorang cewek cantik yang bilang nggak ada ratu (Queen) di papan catur ini malah dapat balasan kocak dari netizen.
Akun fanspage @awreceh.id membagikan video ketika seorang cewek membagikan konten yang mengarah pada suatu kalimat.
Kemungkinan maksud cewek itu baik karena dia sepertinya ingin membagikan kalimat mutiara. Sayang, analogi yang digunakan kurang tepat sehingga memancing beragam komentar kocak dari netizen.
"Mungkin mbaknya main catur di zaman megalitikum," tulis caption yang diunggah @awreceh.id. Sebenarnya akun fanspage itu membagikan salah satu video dari pengguna TikTok.
Dalam video, nampak seorang cewek yang menatap kamera sembari memberikan kalimat mengenai permainan catur.
Postingan video berhasil viral setelah ditonton lebih dari 460 ribu kali dan memperoleh ratusan komentar dari netizen.
Dalam permainan papan, permain dapat mengendalikan 16 buah catur. Terdapat satu raja (King), satu ratu (Queen), dua menteri (Bishop), dua kuda (atau sering disebut Knight), dan dua benteng (Rook).
Pernyataan yang disampaikan dari cewek itu memancing beragam komentar kocak dari netizen. Terdapat netizen yang bercanda bahwa mungkin di sebelah raja merupakan seorang selir. Bahkan mereka mungkin mengira di samping raja adalah Raju.
Video viral mengenai cewek yang bilang nggak ada ratu dalam papan catur ini memancing beragam balasan kocak.
"Sebelah raja selir berarti," balas @axf*n*o_.
"Main caturnya di pos ronda sih, makanya nggak disebut ratu. Disebut menteri biasanya, padahal yang asli namanya Queen (ratu)," pendapat @r*l*ia*di.
"Sebelah raja berarti kang kipas," komentar @uk*ee*art.
Itulah tadi video viral mengenai cewek cantik yang bilang nggak ada ratu dalam catur sehingga memancing balasan kocak dari netizen, bagaimana pendapat kalian? (Postingan ada di link ini).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025