hitekno.com - Google Maps terkenal cukup akurat dalam mencari jalan terutama di daerah perkotaan dengan sinyal operator yang kuat. Meski begitu, netizen merasa Google Maps terkadang "meresahkan".
Apalagi ketika kita membawa ke daerah yang minim sinyal. Pengguna TikTok dengan akun bernama @marquez235sson membagikan postingan mengenai pengalamannya ketika mencari spot wisata.
"Terbayarkan sudah sama tempatnya," tulis @marquez235sson pada caption-nya.
Postingan yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton 720 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 32 ribu Like. Kita bisa melihat pada video bahwa orang itu harus melewati jalan yang cukup sempit.
Ia melewati sebuah jembatan yang nampaknya berusia cukup tua. Di bawahnya terlihat cukup curam dengan aliran sungai dan bebatuan.
Melalui kolom komentar, ia mengaku bahwa dirinya dan teman-teman berencana menuju ke Curug Ciliwung, Bogor, Jawa Barat.
Salah seorang netizen yang tahu tempat tersebut bertanya mengapa memilih rute tersebut padahal ada jalan lain yang lebih lebar.
"Kenapa jalan ke situ, kan ada jalan yang gede dan bagus..wkwkw," tanya salah seorang netizen. Rupanya akun @marquez235sson mengaku pada video lain bahwa ia terpaksa lewat jalan tersebut karena arahan Google Maps.
"Indah banget (emoticon terkejut). Tapi aku takut kalau temapt-tempat gitu soalnya nggak bisa berenang sama bayangin kalau ada buaya," pendapat @ShofiAnanta.
"Korban Google Maps juga weh. Awalnya gue mau nyari wisata yang deket-deket eh malah dibawa ke tengah hutan," balas @marquez235sson.
Untuk melihat postingan video viral mengenai cowok yang mengaku lewat jalan sempit gegara Google Maps, kalian bisa mengunjungi postingan asli melalui link ini.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana