hitekno.com - Bikin heboh netizen, aksi bule Rusia yang diduga melakukan tindakan mesum di tempat sakral di Bali. Makin hebohnya aksinya direkam dan diunggah ke situs dewasa.
Menurut laporan BeritaHits.id (21/4/2021), bule Rusia tersebut diduga perbuatan mesum di puncak Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali.
Aksi mesum tersebut diabadikan dalam video dan diunggah ke salah satu situs dewasa hingga viral di media sosial.
Cuplikan video mesum yang memamerkan keindahan puncak Gunung Batur itu diunggah oleh akun Instagram @denpasar.viral.
Dari informasi yang dihimpun, bule bernama Miha Nika itu mengunggah video mesum berdurasi 3 menit 44 detik ke akun situs dewasa.
Dalam video viral tersebut, Miha mengenakan jas hujan berwarna biru. Lengan kirinya terlihat dipenuhi tato.
Selama melakukan adegan mesum, bule Rusia itu sambil memperlihatkan pemandangan alam sekitar.
Hingga berita ini disusun, tim redaksi masih berusaha menghubungi pihak terkait untuk mengonfirmasi kebenaran video tersebut.
Aksi mesum bule di Gunung Batur itu mendadak viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Banyak netizen geram dengan perbuatan asusila yang dilakukan bule tersebut dan mendesak kepolisian segera menangkapnya.
"Deportasi saja," kata @ka******us.
"Dikira hutan di Indonesia sama kayak di negaranya," ujar @iv*******sp.
"Pulau Bali dianggap apa sih sama mereka," ucap @ar********ck.
"Di titik sakral saja bisa begitu," ungkap @ha*******si.
Itulah aksi nekat bule Rusia yang diduga melakukan tindakan mesum di tempat sakral di Bali kemudian diunggah ke situs dewasa. (BeritaHits.id/ Chyntia Sami Bhayangkara).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi