hitekno.com - Bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan amal kebaikan dan memaksimalkan ibadah, salah satunya membaca Al-Qur’an atau mengaji. Meski Ramadan 2021 masih sama seperti tahun lalu akibat pandemi COVID-19 yang belum mereda, kamu tetap perlu memiliki semangat untuk menjalaninya.
Untuk meningkatkan ibadah, kamu dapat melengkapi amalan puasa melalui bantuan gawai digitalmu. Berbagai aplikasi penunjang Ramadan untuk smartphone saat ini mempunyai fitur cukup lengkap seperti penunjuk arah kiblat, waktu sahur dan berbuka, waktu sholat hingga aplikasi Al-Qur’an digital untuk membantu kamu semakin rajin dalam beribadah.
Melalui ponsel cerdas, kamu bisa mengunduh beberapa aplikasi bernuansa islami dari Google Play Store, sebagai contoh aplikasi Muslim Pro atau Umma yang membantu kamu membaca Al-Qur’an dengan mudah sambil menunggu waktu berbuka puasa. Namun saat membuka Al-Qur’an digital dan kajiannya di ponsel dalam waktu lama muncul kekhawatiran mata menjadi mudah lelah dan pedih. Penyebabnya adalah blue light atau cahaya biru yang dipancarkan dari layar smartphone dapat berdampak negatif pada mata dan kesehatan kita secara keseluruhan.
Sementara fitur lainnya, Sunlight Screen akan menyesuaikan pengaturan kecerahan layar OPPO A54 hingga 14,5% saat berada di bawah sinar matahari. Fitur ini membantu tampilan teks dan aplikasi di layar tetap terlihat dengan jelas oleh mata. Sebaliknya, fitur Moonlight Screen akan mengurangi pancaran cahaya hingga 2 nits saat berada di lingkungan gelap agar tidak menyilaukan mata.
Selain itu, OPPO A54 juga memberikan fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yakni AI Smart Backlight. Fitur ini akan mempelajari kebiasaan pengguna saat menyesuaikan lampu latar dan merekam tingkat kecerahan sehingga di lain waktu agar dapat mengatur secara otomatis.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih