hitekno.com - Seorang wanita dengan isengnya meminta uang THR dari kekasihnya, namun malah dibuat kaget dengan respon jawabannya. Ia mendapatkan transferan dari pacar dengan jumlah tak terduga.
Berawal dari iseng, malah berujung benar dapat uang THR dari kekasihnya dengan jumlah jutaan Rupiah.
Pengalaman itu dibagikan seorang wanita melalui akun Tiktok miliknya @astriyanti_ hingga mencuri perhatian netizen dan viral di media sosial.
Dalam video Tiktok itu, dirinya membagikan tangkapan layar aplikasi chat dengan berisi percakapannya bersama sang kekasih.
Awalnya, dia meminta THR ke pacarnya. Tak lama kemudian, sang kekasih pun membalas pesan wanita itu.
Dalam postingan tersebut, Pria ini menjawab bahwa dirinya sudah menyiapkan THR untuk wanita itu.
"Tanpa kamu minta udah aku siapin kok," ujar pria tersebut dalam pesan singkat, dikutip HiTekno.com dari Beritahits.id.
"Ini ya sayang," ujarnya.
Wanita tersebut langsung kaget melihat jumlah uang yang ditransfer oleh sang kekasih. Rupanya, sang kekasih memberikan uang sebanyak Rp 5 juta.
Padahal awalnya, wanita itu mengaku iseng meminta THR kepada sang kekasih.
"Padahal cuma iseng aja minta THR," ungkapnya dalam postingan yang viral di media sosial.
Video itu pun memunculkan reaksi netizen. Sebagian dari mereka tampak iri melihat pasangan tersebut.
Video tersebut dapat dilihat DI SINI.
"Auto nggak dilepasin cowok begini," ujar netizen.
"Kalau ninggalin parah sih," timpal netizen.
"Nyari cowok kayak begini dimana sih," komentar netizen.
Itulah kisah viral di media sosial, iseng minta THR ke pacar malah kaget dapat transferan jutaan Rupiah. (BeritaHits.id/ Nur Afitria Cika Handayani).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi