hitekno.com - Es batu merupakan salah satu bahan baku untuk membuat minuman lebih menyegarkan. Tak jarang beberapa orang membuat es batu sendiri di rumah.
Tak sulit untuk membuat es batu sendiri di rumah. Kalian hanya perlu menuangkan air bersih dan matang ke dalam cetakan atau plastik, kemudian didiamkan dalam freezer selama beberapa jam.
Bicara soal es batu, belum lama ini ada kisah menggelikan dari salah seorang warganet.
Melalui akun Twitter @FFOODFESS, warganet ini bercerita bahwa sang suami merupakan warga negara asing (WNA) yang sudah 1 tahun tinggal di Indonesia.
"Fess suami aku WNA, udah 1 tahun lebih di Indonesia. Hari ini dia baru tahu air keran Indonesia nggak bisa dikonsumsi langsung. Selama ini dia bikin es batu pakai air keran. Aku baru mergokin dia tadi sore, sekarang orangnya masih ketawa-ketawa di meja makan,"tulis sender lewat akun Twitter @FFOODFESS.
Seperti yang kita ketahui, di luar negeri tidak sedikit orang-orang meminum air dari keran.
Namun hal ini tentu saja tak lazim di Indonesia. Kendati bersih, tidak sedikit warga masyarakat yang masih meragukan higienis atau tidaknya air keran untuk dikonsumsi.
Sontak saja, kisah bule buat es batu dari air keran tersebut mendadak jadi sorotan.
Tidak sedikit warganet yang kemudian tertawa dan memberikan berbagai tanggapan usai mendengar kisah tersebut.
"Jangan-jangan selama itu dia juga minum air langsung dari keran?"tanya salah seorang warganet.
"Mau marah tapi kok ngakak juga, hahahah,"imbuh warganet lain.
"Ya ampun bang ngakak banget sih, are you okay bang?" sebut warganet lainnya.
Unggahan cuitan suami bule buat es batu dari air keran tersebut telah viral dan mendapatkan ratusan likes dari netizen.(Suara.com/Arendya Nariswari)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025