hitekno.com - Aplikasi chat Discord kembali meluncurkan update yang menghadirkan fitur baru. Yakni Threads yang memungkinkan percakapan lebih tertata rapi.
Update baru ini telah diberikan aplikasi chat Discord ke berbagai perangkat, dari Windows, macOS, Linux, iOS, Android, hingga browser.
Melansir The Verge, Senin (2/8/2021), fitur Threads ini memungkinkan pengguna untuk membuat percakapan thread (utas) baru dengan opsi tagar (#).
Cara kerja Threads ini sangat mirip dengan aplikasi percakapan lain, membuat pengguna Discord dapat memisahkan obrolan dari channel feed utama.
Kamu akan mendapatkan feed terpisah untuk percakapan threads ini.
Admin server Discord nantinya dapat mengontrol anggota server mana yang dapat berpartisipasi dalam chat di Threads.
Bahkan, moderator dapat mengeluarkan orang dari Threads apabila mereka dinilai mengganggu percakapan.
Threads publik di channel memungkinkan semua anggota mengirim ataupun membalas pesan Threads.
Sedangkan Threads privat ini hanya diizinkan untuk anggota tertentu untuk memulai percakapan lebih pribadi.
Kamu dapat mengundang anggota lain ke lewat '@' atau menambahkannya secara manual.
Discord secara otomatis akan mengarsipkan percakapan threads dalam waktu 24 jam untuk agar obrolan tetap kondusif.
Kamu masih dapat membaca chat Threads di tab arsip, tapi tidak dapat membalas setelah diarsipkan.
Admin server Discord juga dapat mengatur arsip hingga tiga hari.
Threads akan terbuka dalam dalam format panel terpisah atau split-view di Discord.
Untuk membuka dalam layar penuh, kamu bisa mengklik Threads dalam daftar channel.
Dipisahkannya, Threads ini ditujukan untuk menghindari kebingungan pengguna dari berbagai percakapan yang terjadi dalam satu channel.
Fitur baru ini juga dinilai akan sangat berguna bagi server Discord yang aktif.
Itulah fitur baru yang tiba di aplikasi chat Discord, membuat percakapan lebih rapi lagi. (Suara.com/ Dicky Prastya).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi