Hitekno.com - Kini banyak challenge yang unik dan aneh, seperti makan buah rambutan dengan bumbu balado yang baru-baru ini viral.
Umumnya, rambutan akan dikupas atau dilepas dari kulitnya sehingga buahnya bisa langsung dimakan.
Cita rasa dari rambutan cenderung manis dan segar, tak heran jika orang-orang sering menjadikannya campuran es buah.
Namun baru-baru ini, warganet dikejutkan dengan unggahan dari salah seorang warganet.
Bukan langsung dimakan, buah rambutan tadi dikupas, dicuci dengan air bersih kemudian dicampur bumbu tak biasa.
Layaknya cimol, buah rambutan tadi ditaburi dengan bumbu balado kemudian gula dan juga sedikit garam.
Tak lupa, di akhir video wanita ini memberikan sedikit air pada buah rambutan. Entah seperti apa rasanya, yang jelas hal ini cukup membuat warganet kaget.
"Yang mangga aja belum apalagi ini,"tulis akun Instagram @reseptiktok yang mengunggah kembali video milik akun @ptrjiannati tersebut.
Sontak saja, video tren makan rambutan pakai bubuk balado tersebut menjadi viral. Tidak sedikit warganet yang merasa keheranan hingga penasaran dengan cita rasa dari rambutan bumbu balado itu.
"Saya suka rasa original aja, nggak suka dianeh-aneh begitu, seblak aja terasa aneh di lidah saya sampai sekarang,"ungkap salah seorang warganet.
Baca Juga:
Lupa Rem saat Terima Nasi Bungkus, Gerobak Penjual Susu Ini Bikin Kaget
"Lambungku menangis melihat ini,"imbuh warganet lainnya.
"Aku kira awalnya cimol dikasih bumbu balado, ternyata,"timpal warganet lain.
Unggahan video tren makan rambutan pakai bubuk balado tersebut telah viral dan mendapatkan 24 ribu lebih likes dari netizen. (Suara.com/Arendya Nariswari)
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026