hitekno.com - Bermula dari keinginan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan membuka usaha kuliner kue pancong sekaligus tempat nongkrong, Amri kini mengelola 5 cabang Pancong Ruang Rasa di Depok dan Bekasi. Kesuksesannya ini tidak lepas dari keberaniannya dalam mengambil kesempatan berjualan di platform online dan berhasil memperluas jangkauan pasar dari usaha kulinernya. Amri sudah menjadi mitra usaha GoFood sejak Maret 2019.
Tidak dapat dipungkiri, sama seperti dengan sebagian besar usaha kuliner lainnya, di awal masa pandemi usaha kuliner pria asal Depok ini juga terkena dampak dan mengalami penurunan permintaan pelanggan. Namun, tantangan itu tidak menyurutkan niat Amri untuk terus mencari cara agar bisa bertahan. Terlebih menghadapi PPKM yang terus diperpanjang. Salah satu kunci sukses bertahan di masa pandemi, menurut Amri adalah kemauan untuk ‘hijrah’ ke platform digital. Amri menyadari, saat kunjungan di outlet berkurang drastis, kekuatan branding di platform digital justru memperkuat interaksinya dengan pelanggan setia. “Dulu Pancong Ruang Rasa hanya pakai kotak styrofoam biasa, tapi sekarang kami bisa sekaligus ambil hati pelanggan lewat pesan tulisan di boks, seperti ‘Makan pancong, ingat kamu...manisnya kelewatan’. Pesan singkat ini banyak yang posting di Instagram dan apresiasi usaha yang kita buat,” kata Amri. Optimisme dan kreativitas Amri ternyata membuahkan hasil yang manis, semanis kue pancong andalannya.
“Saya bersyukur Pancong Ruang Rasa tidak cuma jadi andalan masyarakat yang sedang craving makanan manis saat di, tapi juga bisa menjadi berkah bagi warga sekitar outlet. Setahun beradaptasi, Amri pun berhasil menambah jumlah cabang usaha kulinernya. Berawal dari penambahan ini, Amri pun bertekad untuk memberi dampak positif dengan memberdayakan warga
sekitar, termasuk beberapa diantaranya anak yatim, agar mereka mendapat sumber penghidupan di tengah kondisi yang sulit seperti saat ini.”
Selanjutnya, kunci sukses usaha Amri selain branding yang kreatif dan menarik perhatian adalah kualitas produk kuliner sendiri yang harus terus ditingkatkan, apalagi untuk mendorong pelanggan memesan kembali. “Kita sebagai UMKM tidak luput dari kekurangan. Namun, pelanggan akan jauh menghargai upaya kita saat mereka mengingat upaya-upaya kecil yang sudah kita lakukan, seperti menjaga kualitas makanan/ minuman dan menambah varian menu sesuai selera pelanggan. Hal-hal ini yang terus saya jaga untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.”
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih