Hitekno.com - Mulai hari ini, Twitter memulai melakukan uji coba pada fitur baru mereka. Yakni Komunitas, sebuah cara untuk menemukan dan terhubung dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama.
Melalui rilis resminya, Twitter memberikan contoh Komunitas seperti apa yang berkembang pesat di platform media sosial ini.
Yakni seperti seperti Book Twitter, Crypto Twitter, Skincare Twitter, Archaeology Twitter, Swiftie Twitter, dan banyak lagi.
Melalui fitur baru ini, sekarang Twitter ingin menjadi wadah bagi lebih banyak komunitas.
Cara Kerja Komunitas:
- Mulai hari ini, pengguna akan mulai dapat menemukan beberapa komunitas di Twitter seperti soal Anjing, Astrologi, dan Perawatan kulit. Fitur Komunitas hadir di iOS dan Twitter.com sebagai tempat menge-Tweet tentang ketertarikan pengguna secara terpisah dari linimasa mereka.
- Anggota baru hanya bisa bergabung jika diundang oleh moderator atau anggota lain dalam Komunitas.
- Ketika pengguna menge-Tweet ke Komunitas, hanya orang-orang dalam Komunitas yang dapat membalas -- namun Tweet tersebut bersifat publik. Hanya mereka yang ada di di Komunitas yang dapat terlibat dalam percakapan -- Tweet, Balas, Like, atau Retweet.
- Meskipun pengguna hanya dapat menge-Tweet tentang percakapan tertentu ke Komunitas; orang lain tetap dapat membaca, meng-Quote Tweet, dan melaporkan Tweet dari Komunitas tersebut.
Setiap Komunitas akan memiliki Moderator yang berperan untuk membuat peraturan di Komunitas tersebut dan mengatur fokus percakapan -- ada kemungkinan Komunitas sneakers akan melarang Tweet tentang sandal, atau bisa juga sebuah Komunitas tentang anjing tidak memperbolehkan anggotanya membagikan gambar kucing.
Meskipun di awal peluncuran ini jumlah Komunitas masih terbatas, ke depannya akan hadir banyak Komunitas lain dan Twitter akan terus menguji dan mengevaluasi berdasarkan Komunitas yang sudah terbentuk. Anda dapat membaca informasi lebih lengkap tentang Komunitas melalui blog Twitter Indonesia serta akun @TwitterSupport dan @JoinCommunities.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
6 Trik Packing Cerdas untuk Mudik Naik Pesawat agar Barang Tidak Over Bagasi
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data