hitekno.com - Setiap daerah biasanya memiliki budaya dan kebiasaannya masing-masing. Rombongan emak-emak yang memakai banyak perhiasan ini sukses bikin netizen salah fokus (salfok).
Pengguna TikTok dengan akun bernama @mienabanjar3 membagikan momen kondangan di sebuah daerah. "Masya Allah (emoticon cinta)," tulis @mienabanjar3 pada caption-nya.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 5 juta kali dan memperoleh 121 ribu tanda suka. Video memperlihatkan seorang emak saat menikmati hidangan di momen hajatan.
Bukan hidangan yang menjadi perhatian, namun mata netizen langsung terfokus dengan deretan perhiasan pada emak-emak tersebut.
Tak hanya satu, namun emak-emak lain nampak memakai cincin, kalung, dan gelang emas dengan ukuran tak biasa. Sebagian netizen meragukan keaslian perhiasan emas, namun tak sedikit yang memuji penampilan emak-emak ini.
Terdapat netizen yang berimajinasi bahwa orang yang tak mempunyai perhiasan berupa gelang dapat minder melihat rombongan emak-emak tersebut. "Kalau yang nggak punya emas pasti minder ya kak pas mau pergi ke pesta pengantin (emoticon tertawa)," komentar salah seorang netizen.
Pemilik akun turun membagikan video lain berjudul "Bugis check" yang memperlihatkan beberapa wanita dengan berbagai macam perhiasan saat bertofo dengan kedua mempelai.
"Sholawatin aja yuk semuanya, biar ketularan punya emas banyak, aamiin," kata @Or**gnya**ndom.
"Kalau boleh tahu, rombongan ibu-ibu ini pulang kondangan lewat mana ya?" canda @p*p**ib.
"Itu budayanya mereka, jangat dihujat dong. Kan nggak ganggu kamu," pendapat @s**as_**83.
"Percayalah guys, di antara mereka ada yang pakai emas palsu, canda palsu..hahaha," komentar @P**pingW**h.
"Ini baru memuliakan istri-istri. Semoga nular ke aku," pendapat @SriI**raw**i.
Video viral mengenai rombongan emak-emak dengan penampilan sangat elegan tersebut dapat dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025