hitekno.com - Ada-ada saja kelakuan yang dilakukan oleh orang yang sedang melakukan kegiatan di ruang online seperti Zoom Meeting.
Salah satunya adalah cerita unik dari meme yang dibagikan akun Instagram @meme.si.badut hingga viral di media sosial.
Terlihat dalam tangkapan layar tersebut, ada senior yang sedang memberikan arahan kepada juniornya.
Sang kakak senior meminta agar juniornya itu mengganti nama atau rename Zoom Meeting dengan format kelas_nama.
"Selamat siang, mohon adek-adek segera rename nama kalian: kelas_nama," pinta seseorang yang diduga senior tersebut.
"Sudah kak," jawab salah seorang anggota Zoom Meeting.
Namun apa yang terlihat tidak sesuai perintah. Alih-alih mengganti namanya dengan "kelasnya_namanya", junior tersebut justru mengganti nama Zoomnya menjadi kelas_nama.
Mulai dari tidak ada sinyal yang memadai, kamera buram hingga beragam hal yang terkadang bikin ngakak satu ruang online.
Kebanyakan cerita-cerita yang booming dan viral di media sosial tersebut bikin pembacanya ngakak atau minimal geleng-geleng kepala.
Nah, sebelum kamu mengulang kesalahan yang sama. Ada baiknya kita cari tahu dulu beberapa istilah yang sering dipakai untuk Zoom Meeting.
Join: Bergabung ke dalam ruang online.
Rename: Mengubah format nama sesuai ketentuan forum. Caranya: klik kanan, klik rename, dan masukkan nama sesuai perintah.
Share screen: Kamu diminta berbagi layar, biasanya untuk presentasi, agar orang lain dalam ruang online tersebut tahu apa yang sedang kamu bicarakan.
Chat: Kamu bisa melakukan chat kepada semua anggota ruang online, atau pilih privat jika hanya ingin mengirim pesan ke salah satu orang saja.
Itulah beberapa istilah yang perlu kamu tahu agar tak mengulang kejadian pada foto viral di media sosial tersebut.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi