hitekno.com - Ketika masih bersekolah, kita terkadang atau mungkin sering diantar oleh orang terdekat. Seorang kakak yang memamerkan momen saat mengantar adik ke sekolah ini sukses bikin netizen heboh.
Tak sedikit netizen yang memuji paras sang adik setelah maskernya dilepas. "Adikku selama bertatap muka (emoticon cinta)," tulis akun @emeyyyshabrina0406 pada caption-nya.
Sang kakak menceritakan bahwa sang adik bakal memanggilnya "ibu" ketika di sekolah. "Di rumah jadi kakak sendiri, di sekolah bilang ibu," kata @emeyyyshabrina0406 di dalam video.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 700 ribu kali dan memperoleh 85 ribu tanda suka.
Setelah mengarahkan kamera ke wajah, sang kakak kemudian merekam si adik. Kita bisa melihat sosok gadis berhijab yang memakai seragam SMA di dekat wanita tersebut.
Akun @emeyyyshabrina0406 ini menceritakan bahwa dirinya memang mempunyai banyak adik. Dari lima bersaudara, anak tertua sudah bekerja sementara si bungsu masih mengenyam pendidikan di SMA.
Banyak netizen yang memuji paras sang adik ketika diantar ke "tempat bekerja" sang kakak. Tak sedikit netizen memberikan gombalan kocak pada gadis SMA tersebut. Postingan video viral ini memancing beragam komentar dari netizen.
"Jalan-jalan beli lemper tetap kawal ben satu lovers. Jadi gimana bu adiknya?" komentar @Per**hS**it.
"Kakaknya cantik, bismillah dapat adiknya," tulis @Ta**aT**ya.
"Pas dihukum di sekolah adiknya be like: gue tunggu kau di rumah ya (emoticon tertawa)," canda @si**ngh**u11. Video viral mengenai kakak adik saat berangkat ke sekolah bisa dilihat melalui link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi