hitekno.com - Foto jadul bisa membangkitkan memori lawas tak terlupakan bagi generasi tempo dulu. Sebuah foto lawas mengenai bocah di tahun 1990-an ini sukses menarik perhatian netizen.
Akun fanspage @potolawasofficial membagikan foto yang memperlihatkan dua bocah saat tersenyum ke arah kamera.
"Potret dua bocah tersenyum saat bermain layangan, kemungkinan di Bogor, sekitar 1995," tulis @potolawasofficial pada caption-nya.
Kita bisa melihat seorang bocah yang sedang memegang layangan di sebelah kiri. Ia nampak dirangkul oleh temannya yang bertelanjang dada. Bocah di sebelah kanan kemungkinan besar bermain layangan setelah pulang sekolah.
Ia masih mengenakan celana berwarna merah dengan model cukup ketat. Banyak netizen menyoroti model celana yang dikenakan oleh dua orang bocah tersebut.
Netizen bahkan menilai beberapa di antaranya memiliki wajah yang lebih tua jika dibandingkan umur aslinya. Tak sedikit juga yang mengenang momen tak terlupakan ketika kaos kaki harus diikat dengan karet gelang.
Agar tidak kendor dan melorot ke bawah, beberapa netizen yang pernah menjadi siswa era 80-an dan 90-an menggunakan kaos kaki dengan karet gelang. Foto lawas bocah yang main layangan di tahun 90-an ini memancing beragam komentar dari netizen.
"Nggak nyangka zaman dulu seragamnya hotpants (emoticon tertawa)," komentar @4n**exb**.
"Hayo ngaku, bapaknya siapa ini," balas @mis**firm**syah.
"Bocah celana merah fix kalau pulang bakal digebuki emak," pendapat @s**yno. Itulah tadi foto jadul bocah di tahun 90-an yang menarik perhatian netizen, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi