hitekno.com - Pengemudi kendaraan harus ekstra berhati-hati apabila melintas di rel kereta api. Seorang pemotor yang hampir saja digilas kereta gegara nekat menerobos penjagaan ini sukses bikin netizen geram.
Aksi petugas yang mencegah pemotor itu saat ingin melintas turut memperoleh pujian dari netizen. Pengguna TikTok dengan akun bernama @erikdino616 membagikan momen saat petugas memberikan sinyal bahwa terdapat kereta yang akan melintas.
"Jangan ditiru, detik-detik pengendara motor menerobos perlintasan kereta api," tulis @erikdino616 pada caption-nya. Kita bisa melihat momen saat petugas meletakkan tanda tak boleh melintas di sekitar rel kereta.
Seorang pemotor yang tidak menggunakan helm tiba-tiba mendekat ke arah kereta. Petugas keamanan berbaju hitam memperingatkan sang pengemudi motor agar tak berada terlalu dekat dengan kereta.
Posisi pemotor sepertinya terlalu "offside" sehingga berada di depan kendaraan lain. Setelah sebuah kereta melintas, pemotor itu nampak terburu-buru dan langsung tancap gas untuk menyeberang.
Pemotor itu hampir saja tergilas kereta apabila tidak dicegah oleh petugas. Postingan video mengenai aksi nekat pemotor yang menorobos penjagaan di perlintasan kereta berhasil viral setelah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan memperoleh 20 ribu tanda suka. Unggahan video viral ini memancing beragam komentar dari netizen.
"Gue ikut geregetan (emoticon marah)," balas @h**ht**pen.
"Dia seharusnya berterima kasih kepada petugas yang menyelamatkan nyawanya," komentar @yu**an*.
"Biarkan saja, mungkin dia mau ngetes ilmu kebal," sindir @ga**tvi**o. Postingan video viral mengenai pemotor yang nekat terobos penjagaan perlintasan kereta bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi