hitekno.com - Cari tahu bagaimana cara bikin Spotify Iceberg yang sedang ramai? Berikut ini tim HiTekno.com rangkum tutorial Spotify yang bisa kamu buat sendiri.
Akhir-akhir ini pengguna media sosial seperti Instagram dan Twitter diramaikan dengan postingan Spotify Iceberg. Spotify Iceberg adalah grafik peringkat dengan daftar nama musisi atau band yang kerap didengar pengguna di Spotify.
Jika kamu pernah mendengar atau menggunakan Spotify Pie, Spotify Iceberg memiliki kemiripan.
Bedanya, Spotify Pie membuat grafik peringkat dalam bentuk diagram lingkaran. Sedangkan di Spotify Iceberg, grafik peringkat nama musisi yang sering didengar di Spotify dibuat dalam bentuk gambar gunung es.
Untuk membuat Spotify Iceberg, pengguna bisa mengakses situs web “Icebergify”.
Icebergify nantinya akan membuat daftar peringkat berdasar tingkat popularitas musisi yang sering didengarkan pengguna di Spotify. Popularitas itu dihitung dari besarnya jumlah streaming, bagikan, Like, dan follower dari seorang musisi.
Semakin populer musisi yang sering pengguna dengarkan di Spotify maka ia akan berada di daftar teratas dari grafik gunung es pada Spotify Iceberg.
Cara Bikin Spotify Iceberg
• Membuka browser dan masukan https://icebergify.com/ .
• Klik "create yours".
• Pilih "Login to Spotify".
• Lalu masukkan id dan password akun Spotify kamu.
• Klik "izinkan".
• Setelah muncul gambar "Iceberg", kamu bisa screenshot atau download gambar dan dibagikan ke media sosial.
Itulah cara bikin Spotify Iceberg yang bisa kamu coba. Sekarang kamu sudah bisa membagikan hasil Spotify Iceberg versi kamu di media sosial. Selamat mencoba tutorial Spotify di atas.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi