hitekno.com - Pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati oleh orang-orang tertentu pada masa sebelum kemerdekaan. Sebuah foto jadul mengenai Sekolah Dokter Hindia Belanda pada tahun 1920-an ini berhasil menarik perhatian netizen.
Pengguna Facebook dengan akun bernama Sasongko Jati membagikan foto hitam putih melalui forum Indonesia Tempo Doeloe. Itu adalah salah satu arsip online yang tersimpan di Tropenmuseum Belanda.
"Het leslokaal in het nieuwe gebouw van de Nederlands-Indische Artsenschool (NIAS) in Soerabaja. [Ruang kelas di gedung baru Sekolah Kedokteran Hindia Belanda (NIAS) di Surabaya]," bunyi keterangan di laman Tropenmuseum.
Deskripsi menyebutkan bahwa foto direkam pada kisaran tahun 1920 hingga 1925. Dikutip dari perpustakaan online Unair, Nederlandsch Indische Artsen School (Sekolah Dokter Hindia Belanda), atau dikenal dengan singkatannya NIAS, merupakan sekolah kedokteran yang didirikan di Surabaya tahun 1913 bagi penduduk pribumi (Jawa).
Lulusan NIAS dulu dipanggil dengan sebutan "Dokter Djawa". Para pengajar di NIAS sebagian besar merupakan dokter-dokter militer Belanda.
Foto jadul menampakkan para siswa yang sedang duduk dan memperhatikan penjelasan pengajar asing. Busana dan sepatu yang dikenakan terlihat lebih elit jika dibandingkan orang-orang yang menempuh pendidikan pada foto lawas lainnya.
Postingan foto jadul mengenai Sekolah Dokter Hindia Belanda itu mendapat beragam komentar dari netizen.
"Anak-anak orang kaya pada zamannya," kata Be**beng He**anto.
"Muridnya para Raden Mas dan anak-anak juragan," komentar Suw**di S**yo.
"Penampilan mereka keren," puji De**in Ha**ani.
"Dulu pas SD pernah duduk di bangku seperti itu," kenang Re**hard Ag**tinus. Itulah tadi foto jadul Sekolah Dokter Hindia Belanda yang menarik perhatian netizen, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi