hitekno.com - Pagar rumah yang digunakan sebagai tempat jemuran tentu tak sedap jika dipandang mata. Seorang wanita ini curhat kepada netizen mengenai tetangga dengan sikap yang cukup menyebalkan.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @mbakpipit_jogja membagikan momen ketika ia merekam pemandangan di depan rumahnya.
Terdapat dua celana berukuran besar yang berada di atas pagar berwarna hitam. Akun @mbakpipit_jogja mengungkap bahwa jemuran itu terhitung sedikit karena sudah sore.
Meski begitu, ia turut menjelaskan bahwa jumlah pakaian dapat bertambah banyak pada pagi atau siang hari. Ia sudah menasihati tetangganya, namun perilaku tersebut masih saja berulang.
"Punya tetangga gini amat tiap hari (emoticon menangis). Ini sedikit karena sudah sore, biasanya kalau pagi sampai siang banyak. Sudah ditegur baik-baik tapi tetap saja," tulis @mbakpipit_jogja.
"Maaf aku bukan sombong. Tapi kasihan pelangganku yang makan harus lihat kolor-kolor setiap hari. Aku buka warung makan di halaman tiap pagi dan sore," kata @mbakpipit_jogja menambahkan.
Ribuan netizen yang berkomentar justru memberikan saran kocak untuk menghadapi tetangga seperti itu.
"Aku juga pernah digituin tetangga, pas waktu itu kebetulan ada bajunya yang jatuh ke dalam pagar. Langsung aku pakai buat lap motor. Habis itu dia nggak berani lagi jemur," kata @d**f20*.
"Kasih kawat berduri bun atau kaca," komentar @ci**19*8.
"Merusak pemandangan, kesal pastinya," pendapat @tit**ra**yu.
"Ganti pagar 7 meter (emoticon tertawa)," balas #he**a27.
"Bagian atas pagar kasih oli bekas, fix mereka nggak akan jemur lain," saran lain @kor**nj**ji. Itulah tadi video viral mengenai tetangga yang suka menjemur pakaian di atas pagar sehingga membuat netizen ikut heboh, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi