hitekno.com - Bule yang mengendarai motor matic terkadang dapat menghadirkan "momen tak terduga". Rombongan bule keren yang naik motor matic ini sukses menarik perhatian netizen.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @vinskybali membagikan momen mengenai pemandangan pada sebuah gang di Bali.
"Cus mas-mas bule. Pemandangan gang-gang di Bali," tulis @vinskybali pada caption. Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 500 ribu kali dan memperoleh 41 ribu tanda suka.
Akun @vinskybali mengungkap bahwa bule dengan motor matic merupakan penampakan yang familiar di sana. Meski begitu, netizen justru mengkhawatirkan para bule tersebut. Kita bisa melihat enam orang bule yang melintas di gang.
Masing-masing bule ini pergi ke tempat wisata dengan menggunakan satu motor. Meski satu rombongan, mereka memilih untuk tidak berboncengan.
Pada postingan terpisah, netizen pernah dibuat heboh dengan bule yang nyungsep ke kebun salak. Mereka dibantu warga lokal Bali untuk mengeluarkan motor dari kebun tersebut.
Untungnya, dua orang bule dengan motor matic yang nyungsep ke kebun salak berhasil selamat dan tidak terluka. Postingan video viral mengenai rombongan bule dengan motor matic ini mendapat beragam komentar dari netizen.
"Awas nyungsruk bang," komentar @re**ta.
"Rombongan begitu kenapa nggak boncengan ya," pendapat @gu**al*s.
"Bule + NMax = GTA," canda @u*ar**ngg**elusin.
"Yang naik PCX buset tinggi banget (emoticon terkejut)," ungkap @ph**ut*s. Itulah tadi postingan video viral mengenai rombongan bule yang mengendarai motor matic sehingga membuat netizen salfok, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi