Rezza Dwi Rachmanta
Lihat Suasana Potong Rambut di NTT Tahun 1955, Netizen: Modelnya Ngetren Lagi

hitekno.com - Masyarakat tempo dulu memiliki gaya dan potongan rambut yang pernah ngetren pada masanya. Sebuah foto jadul mengenai suasana potong rambut di tahun 1950-an sukses bikin netizen salfok.

Akun fanspage Instagram @potolawas membagikan postingan mengenai foto jadul remaja saat sedang potong rambut.

Fanspage tersebut sebenarnya membagikan foto dari jurnalis Amerika Serikat bernama Harrison Forman. Foto-foto karya Harrison Forman tersimpan di arsip online University of Wisconsin–Milwaukee Libraries atau dikenal sebagai UWM Libraries.

Karya dan tulisan miliknya biasanya menceritakan saat ia berkeliling Asia termasuk Indonesia ketika melakukan reportase selama Perang Dunia 2 dan beberapa saat setelahnya.

"Anak laki-laki memotong rambut anak laki-laki lain di Ruteng, Flores Nusa Tenggara Timur, Indonesia sekitar tahun 1955," tulis deskripsi pada situs UWM Libraries.

Tak hanya itu, gaya rambut yang nampak klimis juga menjadi perhatian netizen. Beberapa netizen menilai gaya rambutnya tak kalah dengan potongan rambut zaman now.

Atau bisa jadi gaya rambut yang dulu pernah nge-hits, menjadi tren lagi di kalangan anak muda sekarang. Remaja cowok bersarung satunya nampak sedang memotong rambut secara hati-hati. Nampak pula beberapa remaja yang memakai sarung juga mengelilingi laki-laki tersebut.

"Model rambutnya sekarang ngetren lagi di anak muda zaman now (emoticon tertawa)," kata @ste**rbar_st**erbar.

"Foto ketiga wow, neat guy. Cakep banget," komentar @ch**a_r**.

"Tahun segitu yang populer merk Rita Lavender (bikinan Surabaya), Tancho, Brylcream. Yang lebih elit ya merk Murrays dan Reuzel, yang sejak dari zaman Hindia, menjadi favorit kalangan elit Belanda dan priyayi tinggi. Bagi bumiputera yang mau ikut bergaya rambut klimis juga bisa, pakai minyak kemiri atau orang-aring," tulis @v**.lim**rg.s**rum menginfokan.

Itulah tadi foto jadul remaja potong rambut yang gayanya bikin netizen salfok, bagaimana pendapat kalian?