Hitekno.com - YouTube dilaporkan tengah melakukan uji coba format iklan secara diam-diam. Di mana percobaan ini telah dimulai pada September 2022.
Diwartakan Suara.com, pengguna YouTube biasa atau non premium bakal disuguhkan iklan sampai lima kali lebih dulu sebelum bisa menonton video.
Kabar ini mulai muncul dilaporkan beberapa pengguna YouTube gratis yang menyampaikan keluhannya melalui Twitter dan Reddit.
Para pengguna YouTube gratis ini menyampaikan kalau platform itu kini menampilkan hingga lima iklan sebelum video diputar, bukan dua seperti sebelumnya.
"Jadi @YouTube, kini dua iklan sudah tidak cukup. Sekarang kalian ingin memainkan lima iklan di mana tidak ada yang peduli dengan itu, dan iklan ini tidak bisa saya skip?" kata salah seorang pengguna Twitter, dilansir dari Gizmochina, Kamis (15/9/2022).
Beberapa pengguna YouTube non Premium bahkan bisa menonton hingga lima iklan sekaligus yang sayangnya tidak bisa diskip.
Menanggapi kabar percobaan format iklan ini, YouTube sendiri mengakui adanya kehadiran lima iklan sebelum memulai video tersebut.
YouTube telah mengaku kalau lima iklan ini disebut sebagai iklan bumper pada layanannya.
YouTube mengatakan kalau iklan bumper ini adalah iklan pendek yang biasanya berdurasi enam detik. Tapi iklan itu tidak bisa diskip.
Kendati demikian tidak semua pengguna YouTube non Premium mendapatkan lima iklan sekaligus ini.
Baca Juga:
3 Cara Download Lagu di YouTube Gratis Tanpa Aplikasi Tambahan
Jadi kemungkinan itu hanyalah uji coba yang dilakukan YouTube ke beberapa pengguna terpilih.
Sampai saat ini, pengguna YouTube gratis masih menerima iklan maksimal dua kali sebelum video diputar.
Tapi belum diketahui apakah format lima iklan ini bakal diluncurkan juga ke semua pengguna Youtube atau tidak.
Itulah laporan terkini dari percobaan format iklan yang muncul sampai lima kali sebelum menonton video YouTube versi gratis. (Suara.com/ Dicky Prastya)
Berita Terkait
Berita Terkini
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru