Hitekno.com - Media sosial Twitter sempat mengutak-atik sistem verifikasinya sendiri dengan membuat centang biru, sebelumnya merupakan sinyal bahwa akun tersebut menjadi penanda akun resmi dan kini tersedia untuk dibeli.
Dilansir dari The Verge, Elon Musk mengeluarkan solusi unik untuk membedakan akun official asli dan akun resmi dengan centang yang dibeli, yakni tanda cek abu-abu yang menunjukkan bahwa akun itu resmi.
Sempat dihentikan, pada akhirnya, pemeriksaan itu telah digulirkan kembali.
Setelah banyak peniruan identitas, hoaks, dan perilaku tidak aman lainnya dari cek biru yang baru dibeli, cek "resmi" abu-abu telah kembali berfungsi.
Merek seperti Coca-Cola, Twitter, Wired, dan Ars Technica memiliki cek abu-abu.
Pagi ini, Musk, pemilik baru Twitter, mengatakan bahwa ada terlalu banyak "tanda centang 'verifikasi' Blue warisan yang korup."
Tanda centang "korup" ini tentu saja tidak dibayar, tidak seperti yang telah menyebabkan kekacauan dengan meniru merek seperti Nintendo, Eli Lilly, dan Tesla.
Cek biru berharga $7.99, sebagai bagian dari Twitter Blue, dan Musk mengatakan itu akan menjadi "pengganti hebat" ketika dia menyingkirkan cek abu-abu kemarin.
Pemimpin produk Twitter Esther Crawford (yang sekarang menggunakan stempel Terverifikasi yang dibeli Twitter Blue di akunnya) mengatakan awal pekan ini bahwa cek abu-abu akan kembali, dengan fokus pada "entitas pemerintah dan komersial untuk memulai" alih-alih individu.
Baca Juga:
Bleach: Duel Aizen vs Yhwach, Siapa yang Lebih Kuat?
Berita Terkait
Berita Terkini
-
6 Trik Packing Cerdas untuk Mudik Naik Pesawat agar Barang Tidak Over Bagasi
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data