hitekno.com - Media sosial Twitter sempat mengutak-atik sistem verifikasinya sendiri dengan membuat centang biru, sebelumnya merupakan sinyal bahwa akun tersebut menjadi penanda akun resmi dan kini tersedia untuk dibeli.
Dilansir dari The Verge, Elon Musk mengeluarkan solusi unik untuk membedakan akun official asli dan akun resmi dengan centang yang dibeli, yakni tanda cek abu-abu yang menunjukkan bahwa akun itu resmi.
Sempat dihentikan, pada akhirnya, pemeriksaan itu telah digulirkan kembali.
Setelah banyak peniruan identitas, hoaks, dan perilaku tidak aman lainnya dari cek biru yang baru dibeli, cek "resmi" abu-abu telah kembali berfungsi.
Merek seperti Coca-Cola, Twitter, Wired, dan Ars Technica memiliki cek abu-abu.
Pagi ini, Musk, pemilik baru Twitter, mengatakan bahwa ada terlalu banyak "tanda centang 'verifikasi' Blue warisan yang korup."
Cek biru berharga $7.99, sebagai bagian dari Twitter Blue, dan Musk mengatakan itu akan menjadi "pengganti hebat" ketika dia menyingkirkan cek abu-abu kemarin.
Pemimpin produk Twitter Esther Crawford (yang sekarang menggunakan stempel Terverifikasi yang dibeli Twitter Blue di akunnya) mengatakan awal pekan ini bahwa cek abu-abu akan kembali, dengan fokus pada "entitas pemerintah dan komersial untuk memulai" alih-alih individu.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia