hitekno.com - Penggemar tentu merasa senang apabila bertemu sosok idola dari jarak dekat. Sebuah keluarga yang tak sengaja bertemu penyanyi di mal ini sukses menarik perhatian netizen.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @nurachanel07 membagikan momen ketika mereka berkunjung ke mal.
Tak disangka, mereka justru bertemu penyanyi sekaligus pencipta lagu yang sedang berjalan sendirian.
"Jalan ke PIM ketemu Ahmad Dhani," tulis @nurachanel07 pada caption. Postingan video yang dibagikan menarik perhatian setelah ditonton lebih dari 100 ribu kali dan memperoleh 9.300 tanda suka.
Kita dapat melihat seorang wanita yang menjaga bocah kecil saat memilih barang. Sosok yang cukup familiar berjalan pelan pada salah satu sudut mal.
Tahu dirinya sedang direkam, Ahmad Dhani tersenyum untuk membalas sapaan pria tersebut. Netizen mengaku salut dengan sikap ramah Ahmad Dhani yang tersenyum saat direkam.
Tak sedikit netizen yang menyeletuk bahwa Ahmad Dhani dapat terinspirasi membuat lagu gegara jalan sendirian.
Ada pula yang bercanda bahwa pria itu bisa mengobrol dan mampir ke rumah Ahmad Dhani di dekat mal itu. Perlu diketahui, Ahmad Dhani mempunyai rumah di kawasan elit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
"Ahmad Dhani lagi ngerjain side mission," kata @m**am*.
"Dia jalan sendirian pulangnya jadi 1 lagu tuh (emoticon tertawa)," komentar @tuj**s**tem.
"Kenapa nggak diajak ngobrol. Siapa tahu diajak mampir ke rumahnya bang," celetuk @fai**ln*4.
"Ahmad Dhani aslinya ramah ya," tulis @am**47.
"Bang aku susah banget minta foto sama Ahmad Dhani. Kok abang nggak minta foto sih," ungkap @z**b*a.
Postingan video viral mengenai momen keluarga bertemu penyanyi terkenal tersebut bisa dilihat melalui link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi