Hitekno.com - Twitter akan mempromosikan prinsip kebebasan berbicara tetapi membatasi jangkauan konten negatif atau kebencian di platform media sosial, kata kepala Twitter Elon Musk seperti dilansir dari Sputnik News.
"Kebijakan Twitter baru adalah kebebasan berbicara, tetapi bukan kebebasan menjangkau. Cuitan negatif/benci akan di-deboost dan didemonetisasi, jadi tidak ada iklan atau pendapatan lain ke twitter," kata Musk melalui Twitter.
Pengguna tidak akan menemukan tweet yang di-deboosted kecuali mereka secara khusus mencarinya, kata Musk; Namun, DeBoost hanya akan berlaku untuk tweet individu dan bukan seluruh akun.
Selain itu, Twitter memulihkan akun komedian Kathy Griffin, psikolog Jordan Peterson dan outlet berita satir Babylon Bee, kata Musk.
Namun, ketika seorang pengguna menyarankan Twitter mengembalikan akun ahli teori konspirasi Alex Jones, Musk hanya menjawab, "Tidak."
Musk, yang mengakuisisi Twitter seharga 44 miliar dolar AS, mengatakan dia berencana untuk meningkatkan perlindungan untuk kebebasan berbicara di platform.
Bulan lalu, pengusaha miliarder itu mengatakan Twitter akan membentuk "dewan moderasi konten" dengan sudut pandang yang beragam untuk membantu mengatur kebijakan platform.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026