hitekno.com - Sebuah kejadian yang cukup unik terjadi di salah satu universitas yang berada di Banda Aceh. Seorang dosen yang terganggu dengan bau badan mahasiswa lalu membuat surat himbauan agar mahasiswa-mahasiswanya mau untuk rajin mandi.
Masalah bau badan memang adalah hal yang mengganggu jika terjadi di ruang publik. Namun, cara penanganan sang dosen terkait masalah ini cukup menjadi perbincangan dan menuai berbagai reaksi usai viral.
Suara.com menyebutkan bahwa surat himbauan ini pertama kali menjadi viral usai beredar di beberapa WhatsApp Grup. Setelah ditelusuri, kejadian ini terjadi di salah satu universitas negeri yang berada di Banda Aceh.
Cukup blak-blakan, surat himbauan tersebut langsung merujuk pada mahasiswa yang memiliki bau badan saat proses asistensi berlangsung. Sang dosen mengaku jika bau badan mahasiswa cukup mengganggu untuk sejumlah dosen.
"Sehubungan dengan banyaknya mahasiswa yang memiliki bau badan. Padahal kegatan belajar dan asistensi dengan dosen akan memberikan waktu yang banyak untuk berinteraksi dengan orang lain," kutip surat tersebut.
Setelah surat himbauan dari dosen yang terganggu dengan bau badan mahasiswa ini viral di Instagram usai diunggah akun @memomedsos, komentar beragam lalu ditinggalkan oleh netizen.
"Kalau anak-anak mungkin wajar, kalau mahasiswa sampai diingetin tentang bau badan itu keterlaluan" balas netizen.
"Minimal mandi lah kalau ngampus" komentar akun lainnya.
"Kalau gue sih nganjurin makan bunga melati" ungkap netizen.
Hingga saat ini, surat himbauan dari dosen yang tergangung dengan bau badan mahasiswa ini masih menjadi perbincangan hangat di media sosial usai viral beberapa waktu yang lalu.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih