hitekno.com - Tilang elektronik kini gencar dilakukan oleh kepolisian di beberapa wilayah Indonesia. Sebuah video mengenai polisi yang sedang melakukan tilang elektronik ini justru bikin netizen salfok.
Akun TikTok @teamelanghebatsemarang membagikan momen saat seorang polisi sedang memotret pengendara motor menggunakan smartphone.
"ETLE Nasional presisi," bunyi keterangan pada caption. Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 5 juta kali dan memperoleh 226 ribu tanda suka.
Akun yang mengunggah video merupakan akun TikTok milik Tim Elang Polrestabes Semarang. Kita bisa melihat seorang polisi yang berjalan menuju lampu merah.
Ternyata terdapat pemotor yang tak mengenakan helm sehingga terkena tilang elektronik. Setelah memotret menggunakan smartphone, polisi itu lantas tersenyum dan menyapa pemotor.
Dikutip dari Suara.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelum ini telah menginstruksikan larangan penilangan manual.
Hal itu tertuang di Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 18 Oktober 2022 dan ditandatangani langsung oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi.
Anggota Korlantas Polri turut diminta untuk dapat melayani secara prima dan menerapkan prinsip 3S (senyum, sapa, salam) saat pemberian pelayanan publik.
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik kini telah diterapkan pada beberapa wilayah di Indonesia. Postingan video viral mengenai respons pengendara yang terkena tilang elektronik tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
"Wkwkw, itu polisinya mau ngakak tapi ditahan soalnya lagi tugas," balas @pe**da**asa.
"Nah ini baru namanya tilang yang bersahabat tanpa uang damai," pendapat @ru**ma.
"Cowoknya itu senyam-senyum tapi pas dapat surat cinta dari polisi pasti sedih (emoticon tertawa)" ungkap @be**n.
Postingan video viral mengenai respons gokil pemotor ketika terkena tilang elektronik tersebut bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih