hitekno.com - Puluhan ribu netizen mencuitkan hashtag #Gempa sehingga topik tersebut trending di Twitter. Hashtag ini menampilkan beberapa video viral mengenai kerusakan bangunan dan korban luka akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Akun resmi dan aplikasi BMKG mengeluarkan pernyataan bahwa gempa dengan magnitudo 5.6 baru saja melanda Kabupaten Cianjur.
Dikutip dari situs resmi BMKG, pusat gempa berada di darat, dengan kedalaman 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur.
Wilayah yang dirasakan (skala MMI) mencakup V Cianjur, IV - V Garut, IV - V Sukabumi, III Cimahi, III Lembang, III Kota Bandung, III Cikalong Wetan, III Rangkasbitung, III Bogor, III Bayah, II - III Rancaekek, II - III Tangerang Selatan, II - III DKI Jakarta, II - III Depok.
BMKG mengungkap bahwa gempa pada 6.84 LS 107.05 BT pukul 13.21 WIB ini tak berpotensi tsunami. Meski begitu, BMKG memberikan peringatan bahwa gempa susulan kemungkinan dapat terjadi sehingga masyarakat diharapkan berhati-hati.
Terdapat seorang pria yang terduduk dengan kening berdarah. Lebih dari tiga rumah nampak mengalami kerusakan cukup berat.
Kita bisa melihat salah satu rumah yang temboknya runtuh dan genteng berserakan di bagian bawah. Video lain yang diunggah oleh akun @neotizen2 menampilkan bangunan dalam kondisi rusak parah.
Postingan video viral mengenai kerusakan bangunan akibat gempa Cianjur tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
"Ya Allah, kasihan (emoticon menangis). Stay safe kalian semua," kata @l**ik*s.
"Pray for Cianjur," tulis @dan**lw5.
"Kasihan lihat anak kecil pada nangis," cuit @ra**ite.
Postingan video viral mengenai rekaman kerusakan bangunan akibat gempa Cianjur bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana