hitekno.com - Tahu bulat merupakan salah satu jajanan kaki lima yang disukai oleh masyarakat. Momen penjual tahu bulat yang kabur dari kejaran aparat ini sukses menarik perhatian netizen.
Akun Twitter @txtdrberseragam membagikan momen saat beberapa petugas nampak kewalahan saat mengejar mobil penjual tahu bulat.
Fanspage tersebut membagikan ulang video dari akun TikTok @infojkt24. Penjual tahu bulat diduga menghindari razia karena berjualan di bahu jalan.
"Mobil tahu bulat lolos dari penangkapan polisi, diduga karena berjualan di bahu jalan," tulis @txtdrberseragam pada caption.
Postingan video yang dibagikan viral setelah ditonton lebih dari 1 juta kali dan memperoleh 13.500 tanda suka. Kita bisa melihat mobil pick up yang mundur cukup gesit.
Rekaman memperlihatkan beberapa kendaraan milik petugas kopolisian, Dishub, dan Satpol PP di dekat jalan. Mereka ternyata sedang melakukan razia gabungan di Jalan Sudirman, Jakarta. Netizen menyoroti sikap pria yang ada di bagian belakang pick up.
Pria itu cukup santuy menggoreng tahu bulat meski mereka sedang dikejar oleh tahu bulat. Postingan dari @txtdrberseragam justru dihiasi dengan editan kocak.
Postingan video viral mengenai penjual tahu bulat yang lolos dari kejaran aparat tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
"Yang di belakang tetap fokus goreng tahu dong (emoticon menangis)," kata @ja**le**zz.
"Mantap juga skill sopirnya," cuit @racu***ns**peee.
"Tahu bulat drift, ngakak," komentar @h**elav.
"Cocok jadi film pendek judulnya Tahu Bulat Escape," celetuk @okii**l**d**nk
"Sopirnya sudah terlatih di situasi genting," ucap @me**ua**yam.
Postingan video viral mengenai mobil penjual tahu bulat yang lolos dari kejaran aparat tersebut bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi