hitekno.com - Pepatah mengenai jangan menilai orang dari luarnya saja sangat relevan apabila diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Seorang cewek yang curhat saat naik angkot ini sukses menarik perhatian netizen.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @akumayess membagikan momen ketika ia naik angkot yang sepi penumpang.
"Dont judge by cover tuh bener adanya, angkot rangkas ni bos," tulis @akumayess pada caption.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 4 juta kali dan memperoleh 320 ribu kali tanda suka.
Cewek di dalam video tersebut awalnya mengaku takut saat melihat bahwa kondisi angkot cukup sepi. Selain itu, ia juga menyoroti penampilan sang sopir angkot yang dianggap menyeramkan.
Meski begitu, cewek tersebut berubah salut saat membaca pengumuman di dekat pintu masuk angkot.
Ternyata sopir angkot ini menggratiskan jasa pengantaran pada jam-jam tertentu di hari Jumat.
"Tapi ternyata, Masya Allah," ungkap @akumayess. Kita bisa membaca sebuah pengumuman mengenai Jumat Berkah yang tertulis pada pintu angkot.
Akun @akumayess mengungkap bahwa ia merekam video ini pada salah satu angkot di Rangkasbitung, Banten. Postingan video viral tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
"Keren sih abangnya," kata @d**at*k.
"Gue doain elu biar rezekinya lancar dan sukses bang," ungkap @h**ku.
"Jangan lihat orang dari penampilannya saja. Tapi lihatlah dari lubuk hatinya," pendapat @ora**la**ung.
"Masih ada yang orang baik. Semoga sehat selalu ya," doa @ky**hl*.
Postingan video viral mengenai curhatan cewek saat berada di dalam angkot tersebut bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi