Hitekno.com - Publik dibuat geger dengan trending Twitter Mega. Hal ini semakin mengejutkan usai nama Mega yang trending ini mendadak hilang dan tidak bisa ditemukan isinya. Berdasarkan penelusuran HiTekno, berikut penyebab trending Mega hilang di Twitter.
Nama Mega menjadi trending di Twitter usai pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menjadi viral. Dalam pidatonya, Presiden Indonesia ke-5 ini menyebut Jokowi 'kasihan' jika dirinya tidak masuk ke partainya tersebut.
"Pak Jokowi itu ya ngono lho, mentang-mentang. Padahal Pak Jokowi kalau nggak ada PDI Perjuangan juga, duh kasihan dah" ungkap Megawati Soekarnoputri sambil tertawa.
Menurut beberapa netizen, pidato Megawati Soekarnoputri ini sangat menyinggung Jokowi sebagai presiden. Reaksi beragam kemudian ditinggalkan netizen hingga Mega menjadi trending di Twitter.
"Sebagai pemimpin partai besar yang salah satu kadernya adalah Presiden, mestinya bu Mega bisa lebih bijak bertutur," ujar netizen.
Sayangnya, usai merajai kolom trending, kata Mega mendadak hilang di Twitter. Saat melakukan proses pencarian untuk kata ini, notif 'Something went wrong, try reloading' muncul.
Dilansir dari laman resminya, penyebab trending Mega hilang di Twitter ini rupanya terkait dengan kebijakan media sosial tersebut. Twitter menyebut jika alasan beberapa kata tidak bisa diakses karena dianggap melanggar aturan Twitter.
Selain itu, penyebab trending Mega hilang di Twitter ini juga diduga karena isi pencarian tersebut berisi kata-kata tidak senonoh atau sensitif yang tidak bisa ditampilkan secara maksimal.
Hingga saat ini, tidak ada penjelasan resmi dari Twitter mengenai penyebab trending Mega hilang di Twitter. Topik masih menuai berbagai reaksi dan pertanyaan dari netizen yang menduga bahwa hal ini adalah sebuah konspirasi.
Baca Juga:
Cara Masuk Recovery Mode HP Android Segala Tipe
Tag
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026