hitekno.com - Series yang diadaptasi dari game, The Last of Us sedang begitu populer dan menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Merayakan kepopuleran series HBO ini, Google membuat animasi khusus untuk The Last of Us di halaman utamanya.
Sebelumnya, The Last of Us adalah game populer berjudul sama dengan kisah yang tidak jauh berbeda. Perbedaan mencolok dari kisah The Last of Us di game dan series adalah mengeai asal mula jamur yang menjadi wabah penyakit mengerikan.
Uniknya, dalam series The Last of Us yang tayang di HBO ini, jamur yang menjadi wabah penyakit ini berasal dari Jakarta, Indonesia. Artis kenamaan, Christine Hakim didapuk menjadi bagian dari series populer tersebut.
Secara alur cerita, The Last of Us berkisah mengenai peradaban manusia modern yang hancur. Hancurnya peradaban ini karena wabah parasit dari jamur Cordyceps. Jamur ini membuat kesadaran manusia menjadi menurun hingga tubuhnya menjadi inang untuk jamur tersebut.
Karena berkaitan dengan Jakarta, Indonesia sebagai sumber jamur ini, tidak heran lalu jika series The Last of Us menjadi populer dan perbincangan hangat di media sosial.
Untuk mencoba animasi khusus untuk The Last of Us dari Google ini, kamu bisa langsung melakukan pencarian dengan kata kunci 'The Last of Us'. Selanjutnya, di halaman utama, akan muncul tombol berbentuk jamur.
Jika tombol jamur ini ditekan, maka animasi jamur berwarna kuning dan ungu muda akan langsung memenuhi layar HP atau perangkatmu. Hal ini mengingatkan pada kemunculan jamur Codyceps yang dikisahkan di series tersebut.
Penonton Bisa Menyaksikan series The Last of Us di HBO Mulai 16 Januari 2023. Episode baru untuk series ini akan resmi tayang tiap Senin di HBO maupun HBO GO.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih