hitekno.com - Perlombaan chatbot AI sedang mendunia, karena raksasa teknologi Baidu bergabung dengan Google dalam mengumumkan chatbot kecerdasan buatannya sendiri untuk menghadapi ChatGPT OpenAI.
Bot baru, dikenal dalam bahasa Cina sebagai Wenxin Yiyan, atau 'ERNIE' (Enhanced Representation Through Knowledge Integration) dalam bahasa Inggris, saat ini sedang dalam tahap pengujian.
Dilansir dari Tech.co, bot ini disebut-sebut mampu memahami generasi teks-ke-gambar, generasi bahasa, puisi, lelucon, dan menulis esai.
Berita itu datang hanya sehari setelah Google mengumumkan chatbot AI-nya sendiri, Bard, yang diperkirakan akan dirilis ke publik dalam "beberapa minggu mendatang."
ERNIE adalah chatbot AI yang saat ini sedang dalam pengujian, dirancang oleh raksasa pencarian yang berbasis di Beijing, Baidu. Layanan chatbot kecerdasan buatan (AI) dilaporkan sangat mirip dengan ChatGPT, dan dapat memahami bahasa dan generasi text-to-image.
Meskipun teknologi chatbot di China bukanlah hal baru, ChatGPT dikatakan lebih baik dalam tugas-tugas profesional, itulah sebabnya ERNIE dirancang untuk meniru teknologi baru tersebut. Chatbot di China saat ini berfokus pada interaksi sosial, sedangkan teknologi baru akan lebih siap untuk mendukung pencarian, bisnis, dan layanan profesional.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series